8.12.04

jamaica café: suara mulut

CD album jamaica café sudah beredar di pasaran lho. 10 tracks. Plus video clip & multimedia profile. Actually.. i don't know these guys THAT well. Tapi bisa dibilang gue adalah penggemar setia. (-aiiiih!) Gue bisa turut merasakan beratnya perjuangan dan usaha mereka untuk membuat album perdana ini. Denger-denger, banyak produser rekaman yang menolak mereka pada awalnya. Karena menurut para produser itu, musik a cappella tak akan laku di pasaran. Oh they're so wrong! Karena menurut gue, these guys are awesome! Tiap kali gue melihat performance mereka, gue selalu kagum. Tanpa alat musik sama sekali, tapi lagu itu bisa kedengeran lengkap dan enak banget. Gue kagum tuh sama Bayu yang bisa ngeluarin suara bass dan perkusi. Dentumannya kaya drum dan bass beneran! Kerasa banget getarannya sampai hati. (-sssaaahh..!) Belum lagi suaranya Iko yang cocok banget buat dangdutan! (Hihihi..) Denger aja lagu Dangdut (Terajana) di albumnya!

Dulu waktu mereka rutin main tiap Minggu malem di Pisa Café, gue sempet rajin banget nonton performance mereka. Penampilan mereka bisa dibilang sangat menghibur! Selain a cappella-nya yang memang ok banget, mereka juga ternyata pelawak andal dengan selingan jokes garingnya itu. Lagu yang mereka nyanyiin pun bukan lagu-lagu a capella biasa. Dangdutpun bisa dinyanyiin a capella! Kopi Dangdut, Bgadang, Terajana. Belum lagi lagu-lagu anak-anak seperti: Kasih Ibu, Kebunku, dan Burung Kakatua. Waah.. top top. Dan gue surprised banget waktu mereka tiba-tiba nyanyiin theme songnya Meteor Garden. Gara-gara mereka tuh gue jadi doyan lagu itu! Hahaha..

Makanya waktu mereka sempet vakum main di Pisa, gue dan Sami selalu nyari mereka. Tiap kali denger mereka perform di mana, gue dan Sami selalu berusaha untuk hadir untuk menyaksikan. Segitunya.. hahaha! Dan sejak Sami beli album itu, ampir tiap hari dan sepanjang hari gue dengerin di kantor! Makin jatuh cinta aja nih ama mereka! :))

2.12.04

Mukanya

Biasanya klo gue ngaca sepulang kantor, pasti akan menemukan wajah pucat, kuyu, mata cekung dengan lingkaran hitam. Tapi tadi malem? Tumben banget. Muka yang gue temui adalah muka yang cerah ceria. Dan gue masih bisa menemukan sisa-sisa kebahagiaan di muka itu. Rupanya si pemilik muka baru saja menghabiskan waktu haha-hihi dengan teman-teman lamanya di sebuah restoran pizza. Walopun cuma bertemu sekitar 2 jam, tapi rupanya itu sudah membuatnya sangat senang. Mungkin udah lama juga dia ga haha-hihi dengan teman-temannya itu. Dan rupanya dia memang sangat merindukannya. Buktinya? Sepulang dari sana, wajahnya bisa langsung berubah cerah ceria begitu. Pasti moodnya juga jadi enak! Dan pasti keesokan harinya berangkat kerja juga dengan perasaan yang enak! Ya ya.. sangat enak! Waaahh.. rupanya berkumpul dengan teman-teman lama sambil ketawa-ketiwi bisa menjadi charger yang baik untuknya! Terima kasih ya teman-temannya.. Lain kali jangan lupa untuk mengajak dia turut serta lagi ya.. :)

Pasta Maniac!

Fettucine Con I Funghi, Rp32.000,-++
...at Izzi Pizza, Kuningan

Tapi pasta fettucine-nya gue ganti dengan pasta penne. Kenapa? Alasan sederhana: Pasta penne menurut gue bisa "menampung" lebih banyak sauce, karena bentuknya yang berongga. Jadi dengan sekali suap, sauce yang ikutpun banyak. Mmm.. slurp. Comment: Tak mau meninggalkan setetespun saucenya yang creamy dan rich itu! Kalo bisa gue jilat, gue jilat sekalian deh piringnya sampai licin.. cin. Hahaha.

1.12.04

Blackened Chicken Penne, Rp19.900,-++

..at Avenue, Plaza Semanggi.
ENAK BANGET! Walopun menurut gue emang agak keasinan. Tapi, overall: YUM! Muncul dengan porsi yang berukuran "cukup" buat gue. White sauce-nya sangat creamy dan rich. Slurp..! Gue sampe ga rela meninggalkan sisa setetes pun di piringnya, hehe.. Potongan ayam tanpa tulangnya cukup besar, dan kalo gue tebak sih dimasak dengan rempah2 Italia, salah satu yang sangat terasa adalah Rosemary leaves. Cuma, ya itu.. ayamnya agak terlalu asin. Tapi kalo dimakan bareng dengan pastanya, rasa asinnya lumayan tertutup. Di pinggirnya juga ada tomat segar dipotong kotak2, yang bisa menetralisir rasa supaya ga terlalu eneg dan magteg.

Selain itu, gue juga sempet mencicipi Cheese French Fries-nya. Kentang goreng renyah yang dibanjur dengan keju Mozarella di atasnya. Lumayan. Sebenernya dessert-nya juga cukup menggiurkan, tapi kita ga sempet nyoba karena waktu yang sangat mepet. Soalnya kita mau ngejar nonton Shark Tale jam 3 di Semanggi 21.

Tapi sayangnya, penne itu bukan menu tetap (kind of "Special of Today" menu). Jadi untuk kunjungan selanjutnya mungkin bisa mencoba pasta lain yang ada di menu. Sebab gue pernah coba pizzanya, dan menurut gue tak istimewa--not recommended at all. Izzi Pizza jauuuh lebih yum!