13.7.06

catatan kehamilan: janin dan musik klasik

2 bulan yang lalu, saya dan Sami mendapat kesempatan untuk menghadiri konser musik klasik yang diadakan di aula barat-itb. terus terang, kalau ga dapet tiket dari Ayah, kami berdua ga akan kepikiran untuk nonton. malam itu kelompok musik yang bermain adalah the European Camerata dari Austria. jujur, pengetahuan saya tentang musik klasik sangat minim, jadi nama kelompok itu baru kali itu saya dengar *grin*. walau begitu bukan berarti saya ga suka musik klasik lho. sampai detik ini saya masih bisa menganggap musik klasik adalah musik yang layak dengar ;) beneran! sebab, saya tahu banyak orang yang ga suka musik klasik karena (menurut mereka) membosankan! cuma bunyi ngak-ngek-ngok yang ga habis-habis dan bikin pusing, katanya. Hehe, maaf lho buat penggemar musik klasik :D

atas saran sekian artikel dan buku tentang kehamilan, sejak hamil muda saya jadi lumayan sering memasang mp3 ataupun kaset musik klasik. apalagi sahabat baik saya sempat menghadiahkan 2 buah kaset musik klasik waktu syukuran 4 bulanan pada akhir april lalu. sejak saat itu kaset itu bolak-balik saya pasang sampai bosan. konon musik klasik memberi pengaruh baik untuk perkembangan janin, khususnya pada kepribadian dan kecerdasannya. sebenernya saya agak kurang percaya akan hal itu, tapi mendengarkan musik klasik sambil mengisi blog ga ada salahnya kan? siapa tau emang ngaruh gitu lho.

anyway, balik lagi ke konser musik klasik tadi, malam itu, si janin sempat membuat gerakan yang sangat heboh di dalam perut saya. kayanya entah dia loncat-loncat, jumpalitan, guling-guling, atau hanya sekadar menendang atau menonjok perut ibunya tetapi dengat sangat amat kuat dan kencang! yang jelas saya sempat terkaget-kaget. ga cuma sekali tapi berkali-kali, hampir sepanjang lagu! wuidih.. ini doyan, apa terganggu ya?