23.9.06

catatan kehamilan: hari-hari terakhir

udah hari-hari terakhir nih. makin mendekati perkiraan lahir: senin, 25 september besok. rasanya sekarang? hmm, mayan deg-degan. penasaran bakal kaya apa tampang si dede, penasaran juga bakal kaya gimana rasanya kontraksi hebat itu, rasanya melahirkan, trus rasanya menggendong bayi yang selama ini dibawa-bawa terus dalam perut, trus nyusuin.. uhuk, ga kebayang..

kemarin pagi sih udah ada tanda-tanda awal persalinan, yaitu: keluarnya vleg dan lendir, diawali dengan kontraksi. tadinya saya pikir masih kontraksi palsu (lagi!) gitu, tapi pas keluar vleg.. saya pikir, wah ini sih udah bukan palsu lagi.

akhirnya, kemarin pagi saya cek ke rumah sakit. tapi setelah diperiksa dalam, ternyata belum ada pembukaan, bahkan 1 cm pun. pulang ke rumah dengan agak kecewa, soalnya kirain udah mendekati waktunya tapi ternyata.. pembukaan 1 aja belum. tapi yang bikin sedikit lega, hasil ctg-nya (pantauan/rekaman denyut jantung si janin) baik-baik aja, masih berdetak dengan normal.

sampai sekarang, kontraksi-kontraksi yang saya alami masih belum beraturan. kadang 1 jam sekali, kadang 2 jam sekali, kadang 30 menit sekali, tapi kadang bisa juga 5 sampai 10 menit sekali. Huah, masih ga puguh gitu lah! Sebal.

mayan juga bikin stress, soalnya orang-orang di sekeliling nanyain terus, “gimana? udah berapa menit sekali?” atau “gimana, udah mules lagi?” atau “gimana, udah keluar belum?” atau “sok atuh jalan-jalan, biar cepet!”

hadooooh.. jalan-jalannya udah kaleee, ampe pegel kakinya.. tapi belum beraturan juga nih kontraksinya.. sabaaaarrrr.. saya juga maunya cepet beres. mengingat udah keluar vleg dan makin mendekati due date. tapi gimana doong, masih begini-begini ajaaa.. *snif*

doa-in ajalah biar cepeeeett dan yang penting, lancar! amien.

3.9.06

new hair

actually not really brand new, as i had it cut about a month ago :D in fact, it has grown a little bit longer now :P i decided to have it cut as i felt that it’s getting hotter and hotter every day even in the nights! hhh, pregnancy hormones, ladada-ladidi…

i think i look much chubbier (dan makin keliatan hamil!) with this hair-cut. don’t i? :O

2.9.06

reunion



about 2 weeks ago, 5 girls had a chit-chat reunion at one of the cafés in bandung. 3 of them are pregnant. actually there is one more pregnant girl but too bad she couldn’t join us due to her work. after chit-chating, these ladies decided to have a photo-session at a photo-studio (as you can see the result here). guess who’s getting closer to the due date? hah! (clue: biggest tummy)

catatan kehamilan: olahraga ibu hamil

waktu hamil bulan-bulan pertama di Bandung, saya masih suka ke gym dengan Sami. biasanya saya cuma jalan di treadmill (ga pake jogging) dan angkat-angkat beban yang ringan-ringan aja. sesekali kita juga renang, tapi karena saya lagi hamil, saya ga berani renang nonstop bolak-balik seperti biasanya.

akhirnya pada minggu ke-18, saya ikut kelas yoga khusus untuk ibu hamil di salah satu rumah sakit bersalin di Bandung. dulu waktu di Jakarta, saya sempat satu kali ikut kelas yoga dan memutuskan untuk tidak menyukainya karena gerakan-gerakannya yang sangat lambat, bikin ngantuk dan lemas sampai sakit kepala. Hehe, aneh ya? padahal yoga should be fun and relaxing, tapi buat gue kok ga? makanya waktu itu cuma ikut sekali aja, trus udah. mending body combat aja deh.

pertama-tama ikut kelas yoga hamil, saya pun merasa begitu. “ini olahraga apa sih, ga keringetan, ga ngaruh gini..” tapi setelah pertemuan ke-2 baru saya merasakan manfaatnya, apalagi buat ibu hamil. gerakan-gerakan yoga itu lebih mengarah pada stretching, jadi kerasa banget untuk otot-otot punggung, pinggang dan kaki yang udah mulai pegal-pegal menahan beban perut yang kian membesar tiap minggu. selain itu, yoga juga mengajarkan teknik pernapasan yang bagus untuk relaksasi. tau dong, kalau ibu hamil lebih emosional dan mudah stress. akhirnya saya pun bisa menikmatinya.

ga kerasa, kehamilan saya memasuki bulan ke-7. saat itu saya lagi senang-senangnya yoga hamil, tapi sayang sekali saya harus beralih ke kelas senam hamil, yang lebih mempersiapkan kondisi ibu hamil untuk persalinan.

pertama kali ikut kelas senam hamil, saya ga tahan untuk ketawa-ketiwi sendiri. saya baru tau kalau instruksi gerakan senam hamil itu bukan dari seorang ibu instruktur secara live tapi melalui kaset (walaupun tetep ada instruktur sih untuk ngebimbing peserta)! Hahaha, serasa SKJ jaman SD gini! Suara narator di kaset terdengar sangat oldies, seperti suara ibu-ibu pemberi penyuluhan kesehatan di TVRI tahun 90-an.

sama seperti yoga, pada pertemuan pertama saya kurang bisa menikmati senam hamil. tetapi setelah 2 kali pertemuan, barulah saya bisa merasakan manfaat dan mengerti maksud dan tujuannya, seperti gerakan-gerakan senam untuk menguatkan otot perut dan otot dasar panggul (otot yang konon sangat dipakai untuk melahirkan nanti) serta teknik pernafasan pada saat mengalami kontraksi dan pada saat mengejan nanti.

trus banyak yang bilang kalau jalan kaki juga sangat baik untuk ibu hamil. paling tidak 1 jam sehari, katanya. apalagi buat yang udah hamil tua, jalan kaki bisa membantu posisi kepala janin berada di jalan lahir. teman saya menyarankan, kalau malas jalan kaki pagi-pagi di lapangan atletik, jalan-jalan aja ngelilingin mall sambil window shopping!

sekarang usia kehamilan saya sudah memasuki minggu ke-38. ga kerasa, akhir bulan ini insyaAllah saya akan melahirkan. dari awal kehamilan, saya sudah bertekad untuk membuang jauh-jauh rasa malas (konon hamil bisa membuat malas), dan menjadi ibu hamil yang sehat dan kuat (–halah!). olahraga bagi ibu hamil bisa menjadi kebiasaan yang baik dan membuat si ibu tidak malas, membuat otot-otot menjadi lebih lentur dan tidak kaku sehingga ga terlalu berasa pegal-pegal, dan bisa membantu menjaga kondisi badan agar tetap fit. makanya, bumils.. jangan pada malas dan takut berolahraga ya ;)